Kamis, 19 Juni 2014

Kuliner Tengah Malam Kota Bandung

Kuliner Tengah Malam Kota Bandung



Kuliner Tengah Malam Kota Bandung :: Lapar di malam hari? Ini dia beberapa alternatif makanan enak yang bisa kamu jajal. Kuliner tengah malam di Bandung!

Sate Hadori

Warung sate ini terletak di sekitar pintu stasiun lama Bandung. Kalau dari arah jalan Asia afrika, anda kemudikan sampai ke stasiun lama sampai anda melihat monumen kereta api, kemudian anda masuk ke tempat parkir yang ada di sebelah kiri. Letak Hadori ada di antara stasiun kereta dengan stasiun angkot yang berada di sebelahnya. Seperti tempat terkenal lainnya, disebelah Hadori asli bermunculan warung sate lain. Jadi jangan sampai anda salah masuk.

Gule Harris

Selain menjual Gule, Harris juga terkenal akan satenya. Terletak di Simpang Lima yang menghubungkan Jl. Sunda, Jl. Asia Afrika, Gatsu, dan Ahmad Yani. Persisnya berada di belakang pos polisi di mulut Jl. Asia Afrika. Di sini, gulenya terkenal empuk dan menyerap. Sedangkan sate disajikan pula menggunakan hot plate dengan sepiring kecap asin dan bumbu kacang. Hot plate pun dilapisi dengan potongan lemak kambing terlebih dahulu sehingga daging tidak lengket dan jika masih kelaparan potongan lemak itupun bisa anda santap.

Bubur Otong Andir


Bubur Pak Otong tidak terlalu kental bahkan cenderung encer. Cocok untuk makan malam yang ringan. Sebagai menu standar, kamu akan disuguhi bubur ayam gurih dengan isi cakue, ayam dan ati ampela. Isinya terbilang cukup banyak, mungkin kurang lebih 1/3 dari porsi buburnya sendiri berupa potongan Ayam dan cakueh. Mungkin ini salah satu hal yang membuat harga Bubur Ayam Pak Otong ini cukup premium untuk ukuran kaki lima. Mulai buka dari sehabis maghrib hingga sekitar pukul 3 pagi.

Nasi Kalong

Ada sekitar 30 menu yang bisa dipilih dan dinikmati di sini. Yang membedakan atau yang unik dari makan malam Nasi Kalong ini adalah menunya yang sehat (berserat tinggi dan tidak mengandung santan), serta menggunakan bahan-bahan alami terutama untuk pewarna di mana digunakan kluwek dan daun salam. Nasi Kalong ada di Jl Riau (RE martadinata) no 57.

Perkedel Bondon

Buka sejak tahun 70-an warung ini terkenal ramai pengunjung setelah jam 11.00 malam. Rela mengantri ya kalau mau menikmati perkedelnya. Satu perkedel sekarang dihargai seribu Rupiah. Dinikmati dengan sambal terasi, bisa juga dengan sayur lodeh dan nasi. Rata-rata buka hingga jam 3 pagi, kalau ramai sekali bisa sampai subuh. Alamatnya dekat dengan sate Hadori, di terminal angkutan Stasiun Hall Kebonjati, Bandung.

Ceu Mar

Ibu Maria nama aslinya, Ceu adalah panggilan wanita bahasa Sunda. Makanannya prasmanan. Menu andalannya Gulai daging dan Sup daging. Ada juga lauk khas sunda lainnya: paru, babat, bala-bala, kentang balado, dan lain-lain. Ramai sekali pengunjung muda maupun tua yang datang ke sini. Buka mulai sore sampai pagi hari keesokan harinya. Warung Ceu Mar bisa ditemui di Jl Terusan ABC no. 21, bandung.

Roti Bakar Madtari

Roti Bakar Madtari sempat berpindah beberapa kali, kini ada di Jl. Rangga Gading no.12 Bandung. Menunya roti bakar, aneka olahan pisang, dan Indomie. Semua dilengkapi dengan keju yang melimpah. Madtari juga menyediakan minuman hangat yang pas buat menghangatkan udara Bandung yang dingin di malam hari. Mereka juga menyediakan shisha bagi kamu yang suka. Kalau kamu ke sini, pasti tak pernah sepi pengunjung, apalagi para pengunjung muda. Madtari tak pernah tutup, mereka buka 24 jam sehari.

 

Posted by : Kuliner Indonesia



Kuliner Tengah Malam Kota Bandung

 

Senin, 28 April 2014

Kuliner Unik Khas Kota Bandung

Kuliner Unik Khas Kota Bandung

Kuliner Unik Khas Kota Bandung :: Bandung ?? Apa yang ada di fikiran kalian saat mendengar nama kota ini ?? Pasti ada yang menyebutkan gedung sate , ada pula yang menyebutkan makanan seperti cimol , tahu , colenak , cireng dll . Ya , kesempatan kali ini saya akan membahas tentang makanan-makanan unik khas kota bandung yang pasti sudah tidak asing lagi kita lihat dan kita dengar :)

Inilah kuliner unik  khas kota bandung :

1. Karedok

Karedok atau keredok adalah makanan khas daerah di Indonesia. Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; ketimun, tauge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong. Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan terasi.

2. Batagor

Batagor (akronim dari bakso tahu goreng) adalah makanan tradisional khas Jawa Barat yang dibuat dari tahu berbalut tepung lalu digoreng.

3. Mie Kocok Bandung

Mie Kocok adalah makanan berbahan dasar mie kuning dan tauge, yang diberi kuah panas dari kaldu kaki sapi yang berasa lemaknya dan diberi toping potongan kaskus kecil. Rasanya panas dan segar, dan kalau anda pencinta pedas tinggal tambahkan sambel yang akan membuat lidah dan dahi kita berkeringat.

4. Perkedel Bondon

Perkedel kentang yang dimasak atau digoreng di atas tungku api, dan bahan bakan untuk menyalakan api/baranya menggunakan kayu atau arang. Mungkin cara memasaknya ini lah yang membuat perkedel ini sangat nikmat disajikan panas panas dan dengan sambal saja sudah cukup untuk menemani nasi sebagai lauk untuk bersantap.

5. Lotek

Lotek hampir sama dengan pecel, yakni makanan berupa rebusan sayuran segar yang disiram dressing berupa sambal dicampur bumbu kacang. Keunikannya, sebagai bahan sambal di samping kacang seringkali ditambahkan tempe dan dalam bumbunya ditambahkan terasi, gula merah, dan bawang putih. Secara umum, lotek terasa lebih manis daripada pecel. Selain itu, kalau sambal pecel bumbu sudah dicampur sebelumnya, untuk lotek bumbu baru ditambahkan ketika akan dihidangkan. Lotek dapat disajikan dengan lontong atau nasi hangat, disertai dengan kerupuk dan bawang goreng.

6. Surabi Bandung
Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek) namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

7. Combro

Combro atau kadang disebut comro atau gemet merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Combro terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian digoreng, karena itulah dinamai combro yang merupakan kependekan dari oncom di jero (bahasa Sunda (Namun nama tradisionalnya combro bukan comro), artinya: oncom di dalam, begitu juga halnya dengan gemet merupakan kependekan dari dage saemet artinya dage di dalam yang artinya kurang lebih sama. Makanan ini lebih enak disantap saat masih hangat.

8. Misro

Misro merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Terbuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng, karena itulah dinamai Misro yang merupakan kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda, artinya: manis di dalam). Bentuknya bulat. Makanan ini enak disantap saat hangat.

9. Nasi Timbel
Nasi timbel adalah yang nasi putih biasa yang panas lalu dibungkus daun pisang, karena dibungkus daun pisang maka akan menimbulkan aroma yang khas. Biasa disajikan dengan berbagai tambahan seperti tahu dana tempe goreng, ayam goreng, sambal dan juga lalap.

10. Cendol

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah “cendol” mungkin sekali berasal dari kata “jendol”, yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol.

Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.

11. Pisang Molen

Pisang molen adalah suatu hidangan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.

12. Peuyeum
Peuyeum adalah sejenis makanan khas yang terbuat dari singkong yang direbus dan diberi ragi sehingga menjadi terfermentasi.

13. Gepuk

Gepuk adalah makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari daging sapi,terasa sedikit manis dan gurih. Biasanya gepuk dibuat dengan daging sapi,yang diiris searah dengan serat daging dan direbus setengah mateng, kemudian di pukul pukul hingga agak empuk. Daging yang sudah empuk direndam kedalam bumbu yang dicampur dengan santan.kemudian direbus kembali hingga air santan menyusut.Jika akan disajikan gorenglah gepuk dengan sedikit minyak hingga kecokelatan dan angkat.Gepuk akan lebih enak di santap dengan nasi hangat dan sambel yang kami sediakan.

14. Colenak

Colenak adalah singkatan dicocol enak (bahasa sunda),merupakan makanan yang dibuat dari peuyeum (tape singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung yang masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya. Karena kandungan gula di dalam tape maka tape tersebut mudah gosong, meski ini adalah bagian yang terenak bagi beberapa orang.

15. Bandrek
Bandrek adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.

16. Cireng

Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk ‘tepung kanji goreng’) adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.

17. Seblak


Seblak adalah makanan yang terbuat dari kerupuk rebus, yang dicampur racikan bumbu pedas yang terdiri dari Cabai, Bawang Putih, Garam dan Kencur. Seblak ini ada 2 macam yaitu Seblak Kering dan Seblak Basah.

18. Bajigur

Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili.

Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.

19. Keripik Setan
Keripik Setan adalah keripik singkong yang dibumbui dengan bumbu cabai yang sangat pedas. Keripik setan ini ada berbagai merek tapi yang akhir akhir ini paling hits adalah Keripik Maicih yang mulai dikenal oleh masyarakat luas.

20. Es Goyobod

Goyobod adalah minuman khas Priangan. Goyobod sendiri adalah tepung sagu aren yang diproses seperti agar-agar. Dicampur macam-macam tambahan seperti sekoteng, alpukat, yang dicampur dalam santan kelapa dan es serut dengan pemanis sirup gula dan susu kental manis serta tambahan roti manis.

21. Ulukutek Leunca

Ulukutek Leunca ini adalah hidangan khas sunda. Campuran antara oncom dan buah leunca yang dimasak dengan bahan bahan lain sesuai selera.

22. Tutut

Tutut adalah hewan sejenis keong yang ukrannya kecil kecil. Biasa dimasak dengan bumbu pedas dengan ditambahi banyak daun salam dan sereh supaya bau amis tutut itu sendiri bisa hilang.

23. Rujak Cuka

Rujak cuka adalah makanan tradisional yang terbuat dari campuran berbagai macam sayuran atau buah dan dibubuhi bumbu rujak yang juga ditambah cuka.

24. Wajit


Wajit adalah suatu penganan yang terbuat dari beras ketan, gula merah dan kelapa yang dimasak menjadi satu. Wajit merupakan oleh-oleh asli Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ada banyak macam wajit, tapi wajit Cililin memiliki keunikan tersendiri karena dibungkus dengan cangkang buah jagung.

25. Es Lilin

Es yang juga menjadi judul salah satu lagu sunda ini adalah es yang terbuat dari campuran santan, gula dan susu. Sekarang varian es lilin ini sudah bermacam macam, ada rasa strawberry, melon, bahkan leci. 



Posted by : Kuliner Indonesia


Kuliner Unik Khas Kota Bandung
 

Kamis, 24 April 2014

Jenis Sate Khas Indonesia

Jenis Sate Khas Indonesia

Jenis Sate Khas Indonesia :: Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate).

Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, tetapi sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya. Versi Jepang disebut yakitori.

Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah. Hampir segala jenis daging bisa dibuat sate. Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate yang kaya, lihat daftar sate.

Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa sambal kecap, sambal kacang, atau yang lainnya. Untuk sate bebek Tambak menu lengkapnya adalah sate, saus bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas (menurut selera) dan irisan tomat serta mentimun. Lalu sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong. Kadang-kadang sate dimakan dengan ketupat.

 
JENIS SATE
 
Menurut Bahan Daging

Sate Ayam adalah makanan khas Indonesia. Sate Ayam dibuat dari daging Ayam. Pada umumnya sate ayam dimasak dengan cara dipanggang dengan menggunakan arang. Dan disajikan dengan pilihan bumbu kacang atau bumbu kecap.Sate ini biasanya disajikan bersama dengan lontong atau nasi.

Sate Buntel

Sate buntel, adalah sejenis sate yang dibuat dari daging kambing cincang yang dibungkus dengan lemak kambing lalu dibakar. Bumbu sate buntel terutama adalah merica dan kecap manis.Sate buntel merupakan makanan khas Surakarta.

Sate Kerang

Sate kerang adalah makanan khas Indonesia terutama dari kota Surabaya. Sate kerang dibuat dari daging kerang. Unik bagi sate ini adalah bahwa daging kerang yang digunakan tidak dibakar atau dipanggang seperti layaknya sate lainnya, melainkan direbus. Sate ini biasanya disajikan bersama dengan lontong balap, kecap dan sambal.

Sate Kalong (memakai daging kerbau)
Sate kalong adalah makanan khas Cirebon. Sate ini terbuat dari daging kerbau yang dihaluskan dengan cara ditumbuk. Rasanya manis, hampir seperti dendeng. Disebut Sate Kalong karena, Penjual sate ini hanya keluar pada saat sore hari (seperti kalong yang keluar pada saat matahari hampir tenggelam) dan berjualan sepanjang malam. Ke khas-an penjualnya juga, mereka mengantungkan Genta (klenengan) sapi pada pikulannya. Sehingga bila mereka berjalan akan terdengar bunyi genta sapi itu.

Sate Lalat Terbuat dari daging kambing atau ayam
Sate lalat, atau dalam bahasa Madura biasa disebut sate laler, tidak dibuat dari lalat, melainkan dari daging kambing atau ayam, yang dipotong kecil-kecil sehingga kelihatan seperti lalat. Sate dari Pamekasan, Madura ini dibakar sekadarnya saja, tidak terlalu lama. Namun bumbu kacang dan kecapnya membuat sate ini terasa nikmat. Sate lalat biasanya dijual per ikat dan seikatnya terdiri dari 25 tusuk.

Sate Penyu

Sate penyu, adalah sejenis sate yang dibuat dari daging penyu. Sate ini terutama banyak disajikan dan dijajakan di Bali . Beberapa tahun terakhir ini konsumsi sate penyu menurun karena masyarakat yang sering mengkonsumsi sate ini mulai mawas diri. Selain daging penyu berkolestrol tinggi, penyu juga merupakan hewan terlindung.

Sate Torpedo

Sate torpedo, adalah sejenis sate yang dibuat dari penis kambing. Sate ini dipercaya bisa meningkatkan potensi seksual pria, memang ada benarnya. Skrotum atau torpedo adalah tempatnya hormon seks jantan. Dengan mengonsumsinya, seseorang mendapat tambahan hormon seks sehingga ada kemungkinan potensi seksualnya meningkat.

Sate Babi


Sate babi adalah sejenis sate yang dibuat dari daging babi.

Sate Siput
Sate siput adalah sejenis sate yang dibuat dari siput.


Menurut Daerah
Sate Madura

Sate Madura adalah sate khas Madura. Sate Madura biasanya terbuat dari ayam. Madura selain terkenal sebagai pulau garam, juga terkenal dengan satenya. Sate madura sudah terkenal di seluruh Nusantara, Sate Madura dapat ditemukan hampir di semua daerah khususnya di kota besar seperti Medan, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Konon di Madura sendiri sate susah dicari. Tetapi selain ayam sebagai bahan utama sate juga ada yang menggunakan kambing yang ditandai dengan digantungnya bagian kaki belakang si kambing di rombong sang penjual sate. Bumbunya adalah campuran kacang yang ditumbuk halus petis dan sedikit bawang merah. Memanggangnya dengan api dari batok kelapa yang dihanguskan lebih dulu yang disebut dengan arang batok kelapa. Rasanya gurih tapi dipantangkan kepada mereka yang berkolesterol tinggi dan yang pengidap asam urat akut.

Sate Maranggi

Sate Maranggi adalah sate khas Purwakarta, Jawa Barat biasanya terbuat dari daging kambing atau daging sapi. Namun ada juga yang berpendapat bahwa sate maranggi berasal dari Cianjur.

Penjaja sate maranggi dapat ditemukan hampir di setiap sudut Purwakarta, sebagian menajajakan dengan cara berkeliling. Yang membedakan sate maranggi dengan sate lainnya adalah bumbunya terbuat dari kecap yang memiliki cita rasa paduan manis, asam, dan pedas yang menyentuh lidah kala menikmati sate berbumbu khas ini. Paduan rasa yang menggoda selera ini muncul karena bumbu sate maranggi terbuat dari kecap, sambal cabai hijau ditambah sedikit cuka lahang (cuka yang terbuat dari tebu). Saat disajikan, bumbu kecap itu dilengkapi dengan irisan bawang merah dan tomat segar.Biasanya sate maranggi dihidang dengan ketan bakar atau nasi timbel.

Sate Padang

Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatra Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.Sate Padang memakai bahan daging sapi dan lidah sapi dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.

Sate Padang Panjang dibedakan dengan kuah sate nya yang berwarna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate diatas.

Sate Mak Syukur di kota Padang Panjang sangat terkenal di Minangkabau sedangkan sate Ajo Laweh merupakan sate Pariaman yang terkenal.

Sate Ponorogo

Sate Ayam Ponorogo adalah jenis sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Daging ayamnya sendiri sangat empuk dan bumbunya meresap. Sate Ponorogo berbeda daripada Sate Madura yang populer. Perbedaannya adalah pada cara memotong dagingnya. Dagingnya tidak dipotong menyerupai dadu seperti sate ayam pada umumnya, melainkan disayat tipis panjang menyerupai fillet, sehingga selain lebih empuk, gajih atau lemak pada dagingnya pun bisa disisihkan. Sate daging ayam dapat disajikan bersama dengan sate usus, kulit, dan telur ayam muda. Perbedaan berikutnya adalah sate Ponorogo melalui proses perendaman bumbu (di"bacem") agar bumbu meresam ke dalam daging. Sate daging, usus, dan kulit dibumbui dengan bumbu kecap dan minyak sayur.

Setelah bumbunya merata, sate dipanggang di atas pemanggang sate selama kurang lebih 3-5 menit. Alat pemanggang sate Ponorogo terbuat dari tungku (panggangan) yang terbuat dari tanah liat. Panggangan ini memiliki lubang di satu sisi untuk mengipas bara arang didalamnya. Setelah berwarna kecoklatan, semua sate diletakkan di atas piring untuk dibumbui lagi dengan Bumbu Spesial. Setelah matang, sate dilumuri dengan bumbu kacang yang ditumbuk halus, disertai irisan bawang merah dan cabai rawit.

Sulit menemui restoran atau penjual Sate Ayam Ponorogo di luar kota asalnya di Jawa Timur ini, selain belum tentu menemui kesamaan cita rasa aslinya. Meskipun demikian beberapa warung atau restoran yang menyajikan sate Ponorogo dapat ditemukan di Surabaya dan Jakarta.

Sate Tegal

Sate Tegal, sate dari daerah Tegal dan sekitarnya di Indonesia yang dibuat dari daging kambing atau jarang sekali domba muda, yang dipotong dadu (±1,5 - 2 cm) disusun pada tusuk sate dari bambu dikombinasikan dengan lemak (gajih) dan hati atau ginjal. Kemudian daging sate dibakar di atas bara arang kayu atau arang batok kelapa sampai matang (sebagian penggemar sangat menyukai sate yang dibakar setengah matang). Aroma yang ditimbulkan dari pembakaran sate ini berbau sangat khas. Cara membakar tidak perlu dicelup ke dalam kecap manis encer tapi apa ada saja alias polos. Kalau minta bakar polos di warung sate orang asal Yogya, cara ini sudah mendekati asli cara bakar di Tegal, daging kambing yang mungkin tidak sama seperti di Tegal. Sate Tegal biasa dihidangkan dengan bumbu sambal kecap yang terdiri dari kecap manis, cabai rawit, bawang merah dan tomat. Di Tegal sate dijual dengan satuan kodi (=20 tusuk sate).

Lebih tepat lagi dinamakan, Sate Kambing Tegal. Sesampai nama ini digunakan di Jakarta, berubah menjadi Sate Kambing Muda Tegal. Yang asli di Tegal tidak mau kalah, sekarang populer dengan nama Sate Kambing Balibul dari lereng gunung Slamet, daerah gunung Guci, sampai di kaki gunung daerah Slawi dan Adiwerna (Benjaran) serta juga di kota Tegal.

Rahasia di balik predikat 'muda' dan 'balibul' tak lain tak bukan tergantung pada macam makanan si kambing dan cara penyiapan di dapur warung sate. Menurut yang tahu, makanan kambing ini diutamakan daun turi. Kadang-kadang kalau mau singgah ke bagian belakang restoran, bisa dijumpai daun pepaya digunakan sebagai alas meja untuk memotong-motong daging. Sari daun pepaya yang dinamakan papain ini mempunyai keunggulan mengempukkan daging. Juga penting untuk tidak menyentuh air setelah dipotong serta digantung diangin-angin sebelum dijadikan tusukan sate.

Sate Tegal kandungan kolesterolnya lumayan tinggi sehingga sebagian orang tidak dapat menikmatinya dengan leluasa. Sate Tegal biasa disantap dengan nasi putih yang pulen atau lontong dengan gulai kambing yang nikmat. Jika makan sate Tegal akan lebih enak jika memesan Teh Poci dengan gula batu khas Tegal pula.

Yang membedakan sate Tegal dengan sate daerah lainnya yaitu potongan daging yang relatif lebih besar dibandingkan dengan sate dari daerah lain. Dagingnya dipilih dari daging kambing dan domba yang masih muda, sehingga menghasilkan sate yang sangat empuk.



 Posted by : Kuliner Indonesia

 Jenis Sate Khas Indonesia

Senin, 21 April 2014

Makanan Dan Minuman Dengan Nama Yang Unik

Makanan Dan Minuman Dengan Nama Yang Unik

Makanan Dan Minuman Dengan Nama Yang Unik :: Hai para pecinta kuliner dimana pun kalian berada , kesempatan kali ini saya akan membahas tentang makanan dan minuman dengan nama yang unik . Hmm daripada penasaran mening kita langsung simak artikel dibawah ini :

1. Sate Lalat

Sate lalat ?! Kedengerannya aneh n geli kan. Tapi ternyata sate lalat ini bukan terbuat dari lalat beneran. Tapi dari daging ayam atau kambing yang dipotong super kecil. Makanya dinamain sate lalat.

2. Nasi Kalong

Nasi kalong ini terbuat dari nasi merah yang dimasak dengan kluwek jadinya warnanya agak kehitaman gitu. Kalo untuk lauknya, kita bisa pilih sendiri karena disajikan prasmanan dengan lebih dari 20 pilihan. Nasi kalong bisa ditemuin di Bandung. Tapi kenapa namanya nasi kalong yaa? Ternyata nasi kalong ini cuma buka dari jam 7 malam sampe jam 3 dini hari sama kaya kalong yang cuma keluar waktu malam hari. Hihihihi..

3. Es Laksamana Mengamuk

Waduhh ada yang ngamuk nihh. Walaupun namanya nyeremin, tapi minuman dingin ini sangat menyegarkan lohh.. Es Laksamana Mengamuk ini merupakan minuman tradisional asli pekanbaru yang terbuat dari santan n mangga. Menyegarkan bukan? :)

4. Kerupuk Melarat/Kerupuk Miskin

Kerupuk ini dinamakan kerupuk melarat karena mengorengnya hanya menggunakan pasir panas. Ga menggunakan minyak goreng. Biasanya kerupuk ini dapat dibeli di obyek-obyek wisata. Walaupun digoreng tanpa bumbu, kerupuk ini tetep enak n gurih.

5. Mie Pedas Mampus
Sebenernya sihh mie ini cuma terbuat dari mie goreng atau mie kuah instan biasa. Tapi yang bikin beda itu level dari cabenya. Mulai dari pedas mampus (100 cabe), pedas gila (75 cabe), pedas garuk (35 cabe), pedas biasa (10 cabe), sedang (5 cabe), atau tidak pedas (1 cabe). Wahh enak yaa. Tapi tahan ga yaa sama pedasnya itu ??


Nah, itu tadi beberapa contoh makanan dan minuman Indonesia dengan nama yang unik :D Nantikan artikel-artikel selanjutnya ya ...... see you bye bye !!!!!!!!!



Posted by : Kuliner Indonesia

 Makanan Dan Minuman Dengan Nama Yang Unik
 

Kamis, 17 April 2014

Kuliner Khas Solo Yang Menggiurkan Lidah

Kuliner Khas Solo Yang Menggiurkan Lidah
 
Kuliner Khas Solo Yang Menggiurkan Lidah :: Kota Solo disamping terkenal karena kearifan budayanya juga terkenal dari segi kulinernya yang khas. Banyak para pecinta kuliner yang tidak mau melewatkan untuk singgah menikmati kelezatan makanan yang disajikan oleh kota ini.
Hampir disetiap daerah memiliki sajian khas berupa nasi. Jika di Jakarta terkenal dengan nasi uduk betawi, di Yogya terkenal dengan nasi gudeg dan di Pati terkenal dengan nasi gandulnya. Tidak ketinggalan di Solo terkenal dengan nasi khasnya yaitu nasi liwet.

Nasi liwet dianggap masakan paling khas di Solo yang menggiurkan lidah. Nasi ini dimasak dengan santan dan bumbu serta kaldu ayam yang membuat nasi terasa gurih dan beraroma lezat. Disajikan dengan daun pisang yang dibentuk pincuk sebagai piringnya. Dilengkapi dengan sayur labu siam, telur rebus atau telur dadar, suwiran ayam opor, dan santan kental yang disebut areh.

Berbagai lauk tambahannya seperti kerupuk kulit, ayam goreng, tempe atau bacem yang dapat dinikmati sesuai selera. Kebanyakan disajikan secara lesehan, sambil dihibur oleh para pengamen yang menambah kenikmatan makan malam khas Solo ini. Penjual Nasi Liwet banyak dijumpai di daerah Keprabon yang buka mulai jam 4 sore.


Posted by : Kuliner Indonesia


Kuliner Khas Solo Yang Menggiurkan Lidah

Senin, 14 April 2014

Aneka Ragam Kue Khas Indonesia

Aneka Ragam Kue Khas Indonesia

Aneka Ragam Kue Khas Indonesia
Aneka Ragam Kue Khas Indonesia -, Jajanan pasar masih memiliki tempat di hati para pecinta kuliner nusantara. Era modern memang membuat kuliner tradisional ini terpinggirkan. Banyak remaja lebih suka makan burger atau pizza daripada jajanan pasar. Kuliner tradisional termasuk bagian dari budaya bangsa yang harus kita jaga. Berikut adalah sepuluh jajan pasar khas Indonesia yang nikmat dan lezat.




1. Onde-onde
 
Onde-onde adalah sejenis kue jajanan pasar yang populer di Indonesia. Kue ini sangat terkenal di daerah Mojokerto yang disebut sebagai kota onde-onde sejak jaman Majapahit. Onde-onde dapat ditemukan di pasar tradisional maupun dijual di pedagang kaki lima. Onde-onde juga populer khususnya di daerah pecinan baik di Indonesia maupun luar negeri. Onde-onde terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya ditaburi/dibalur dengan biji wijen. Terdapat bermacam-macam variasi, yang paling dikenal adalah onde-onde yang terbuat dari tepung ketan dan di dalamnya diisi pasta kacang hijau.

2. Risoles 
Hampir mirip dengan kroket,hanya ini memiliki kulit pembungkus,isinya hampir sama dengan kroket.

3. Kroket
Kroket adalah nama sebuah makanan yang dipungut dari bangsa Belanda di Indonesia tetapi diambil dari Perancis.Di Belanda, kroket adalah sebuah makanan yang terdiri dari ragout yang dilapisi dengan putih telur dan tepung panir lalu digoreng. Di Indonesia, biasanya kroket adalah gumpalan pure kentang berisi daging cincang yang dibumbui dan dicampur dengan sayuran seperti wortel atau buncis. Kroket dilumuri kocokan telur dan tepung panir sebelum digoreng di dalam minyak goreng yang banyak.

4.Lemper
 
Lemper adalah sebangsa penganan yang terbuat dari ketan dan biasanya berisi abon atau suwiran daging ayam, dan terbungkus oleh daun pisang. Penganan ini terkenal di seluruh Indonesia sebagai pengganjal perut sebelum memasuki tahap makan besar. Pembuatan lemper mencakup persiapan daging ayam dan mengetim ketan (bisa dengan santan). Selanjutnya, daging ayam yang sudah disuwir dibungkus dengan ketan, lalu ketan ini dibungkus lagi dengan daun pisang, selanjutnya dikukus.

5.Pisang Molen
 
Pisang molen adalah suatu hidangan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.

6.Pastel
 
Pastel merupakan makanan yang tidak asing buat sebagian besar penduduk Indonesia,bahkan di Luar Negeri juga ada loh pastel. Ada beberapa jenis pastel,pastel kering,pastel basah,pastel tutup.Isinya pun beraneka ragam,tergantung selera dari si pembuatnya.

7.Klepon

Klepon atau kelepon adalah sejenis makanan tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajan pasar. Terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dengan isi gula kelapa (gula Jawa) kemudian direbus dalam air mendidih lalu disajikan dengan parutan kelapa. Klepon biasa dijajakan bersama getuk dan cenil (juga disebut cetil) sebagai camilan sore atau pagi hari. Warna klepon biasanya putih atau hijau tergantung selera. Untuk klepon dengan warna hijau perlu ditambahkan pewarna dari daun suji atau daun pandan.

8.Nagasari
 
Nagasari adalah kue yang berasal dari tepung beras, tepung sagu, santan dan gula yang diisi pisang. Kue ini biasanya dibungkus daun pisang dan kemudian dikukus. Selain bahan yang disebut diatas, nagasari sering juga dimasak dengan daun pandan, yang menjadi sebab harumnya yang khas.

9.Kue lapis
 
Kue lapis adalah makanan khas Indonesia. Kue ini biasanya terdiri dari dua warna yang berlapis-lapis, ini yang memberi nama kue ini. Kue ini dibuat dari tepung beras, tepung kanji, santan, gula pasir, garam dan pewarna. Kue ini dikukus setiap lapisannya sebelum kemudian lapisan di atasnya ditambahkan. Kue ini banyak ditemui di daerah-daerah di Indonesia. Pewarna yang digunakan untuk kue lapis bisa terdiri dari pewarna makanan buatan atau pewarna alami. Pewarna yang sering digunakan adalah pandan (hijau) dan sirup bunga mawar (merah).

10.Getuk Lindri
 
Jajan pasar yang berbahan dasar singkong ini sering kita temukan di pasar-pasar tradisional di daerah kita masing-masing. Kue ini biasanya disajikan bersama urap kelapa.

11.Sentiling
 
Jajanan pasar yang berbahan dasar singkong ini sering kita temukan dalam nuansa warna-warni yang indah dan ceria. Kadangkala penyajiannya yang ditusuk-tusuk menyerupai sate membuat tampilan Sentiling lebih unik dan modern.

12.Putu ayu
 
Kue tradisional yang satu ini memang tidak pernah lekang dimakan waktu. Warnanya hijau cerah dengan topping parutan kelapa membuatnya tampil unik sekaligus menggoda. Sekali gigit hmm... rasa manis bercampur gurihnya benar-benar bikin ketagihan.

13.Jentik Manis
 
Ini jajanan yang termasuk unik.bentuknya agak lembek,berisi sagu mutiara warna-warni,sama santan,dibungkus pake plastik.Rasanya manis banget.

14.Kue Cubit
 
Kue cubit merupakan jajanan populer di Jakarta. Kue berukuran kecil ini (diameter sekitar 4cm) biasa dijajakan di depan sekolah oleh pedagang kaki lima. Kue cubit menggunakan campuran susu dan tepung terigu sebagai komponen utamanya. Adonan dimasukkan dalam cetakan baja, dan dalam beberapa menit telah masak.
Kue ini mendapatkan namanya karena kue yang matang diambil dengan alat penjepit oleh si pedagang, sehingga seperti dicubit.

15.Kue ku
 
Kue ku yang berbentuk kura-kura ini menjadi favorit tiap orang. Adonan kulitnya yang mulur lembut dengan isi adonan kacang hijau yang lembut dan legit pula. Kecuali itu kura-kura juga diyakini sebagai lambang kesetiaan dan kesabaran.

16.Pukis
 
Pukis adalah sebuah kue khas Indonesia. Kue ini dibuat dari adonan telur, gula pasir, tepung terigu, ragi dan santan.

17.Arem-arem
 
Arem-arem merupakan penganan serupa lemper, yaitu nasi berisi sayuran atau sambal goreng yang dibungkus dengan daun pisang. Arem-arem popular sebagai penganan pengganti sarapan. Biasanya ukurannya dibuat lebih besar daripada lemper.

18.Coro bikang
 
Makanan kecil yang termasuk salah satu jajanan pasar yang terbuat dari telur & krim, rasanya manis



Posted by : Kuliner Indonesia

 Aneka Ragam Kue Khas Indonesia
 




Kamis, 10 April 2014

7 Kuliner Paling Aneh Di Indonesia

7 Kuliner Paling Aneh Di Indonesia

7 Kuliner Paling Aneh Di Indonesia :: Suka makan dan berwisata kuliner? Indonesia menyimpan beragam kuliner unik di setiap daerah. Tentu saja kuliner-kuliner ini asli warisan Indonesia. Tapi ketujuh kuliner ini mungkin bisa membuat Anda terkejut atau merasa jijik. Sebagai contohnya saja di Sulawesi Utara, tikus bisa menjadi santapan lezat dan nikmat. Jika Anda hobi berwisata kuliner aneh, tak ada salahnya untuk mencicipi tujuh kuliner asli dari Indonesia yang paling aneh sedunia ini.

1. Sup Kelelawar di Manado


Selain tikus panggang, masyarakat Manado juga gemar mengkonsumsi binatang kelelawar. Biasanya daging hewan malam tersebut diolah dengan cara dipanggang, dibumbu santan, bumbu rica-rica, atau dijadikan sup. Terkesan makanan unik satu ini menjijikkan dan mungkin dalam kepercayaan tertentu makanan unik ini haram dan tidak boleh dimakan. Namun ada saja yang berminat menyantapnya, kreasi dalam memasaknya pun terbilang sama saja dengan memasak daging ayam. Dapat disup atau dimasak menggunakan santan. Jika anda menganggap ini terjadi di negara lain anda salah, tidak usah jauh-jauh ke negara asia timur, karena di indonesia sendiri sudah banyak yang menyediakan makanan aneh ini, konon selain untuk kesehatan, sup kelelawar punya banyak manfaat.

2. Sate Kuda di Sumbawa

Makanan khas yang terbuat dari bahan daging kuda ini biasa dikonsumsi oleh masyarakat Sumbawa. Konon daging tersebut dipercaya memiliki kandungan protein yang baik bagi tubuh dan meningkatkan fungsi reproduksi. Dari sisi bentuk, masakan sate kuda memang tak jauh berbeda dengan sate-sate lainnya. Bentuk sajiannya juga sama, yakni dicelupkan dengan larutan kecap yang telah dilengkapi dengan berbagai macam lalapan. Yang sedikit berbeda barangkali hanya masalah rasa. Daging kuda memiliki rasa agak manis dibanding daging-daging lainnya.

3. Bothok Tawon di Madiun

Makanan yang terbuat dari bahan sarang tawon atau sarang lebah ini bisa kamu nikmati saat travelling ke beberapa wilayah pedesaan di Jawa Timur. Bagi sebagian orang, tawon merupakan binatang yang mengerikan. Jangankan untuk menyentuhnya, ketika ada seekor tawon terbang mendekat, suara-suara ketakutan dari beberapa orang kerap terdengar. Sengatan tawon yang berbahaya mungkin menjadi alasan utama mengapa binatang ini ditakuti. Namun, hal ini tidak dialami oleh masyarakat di kawasan Caruban, Madiun, Jawa Timur. Bothok adalah salah satu makanan yang sering kita jumpai di tanah Jawa. Bothok merupakan sejenis kuliner tradisional yang terbuat dari perpaduan antara parutan kelapa dan bumbu-bumbu khas Indonesia yang dimasak dengan cara dikukus. Namun terkadang bothok diberi tambahan berupa petai cina, ikan teri, atau potongan tempe, di tangan masyarakat Madiun, bothok dapat disulap menjadi hal yang baru, unik, dan ekstrim karena bahan utamanya adalah tawon.

4. Belalang Goreng di Gunung Kidul

Makanan khas masyarakat Gunung Kidul ini merupakan makanan yang dipercaya memiliki khasiat tersendiri karena kandungan protein di dalamnya. Akan tetapi, buat kamu yang tidak suka serangga pasti akan sangat sulit untuk bisa mengkonsumsi makanan khas yang satu ini? Belalang merupakan binatang yang hidup musiman. Populasinya banyak ketika musim hujan. Biasanya warga menangkap belalang dengan cara di lem atau pancing terbang dari tempatnya lalu dikejar bersama-sama. Belalang yang sudah matang tidak sulit untuk mendapatkannya. Belalang matang ini dijual di toko-toko sepanjang jalan di kota Wonosari. Warga Gunungkidul menggunakan belalang goreng sebagai lauk. Sangat nikmat jika dipadu dengan nasi tiwul atau juga bisa dengan nasi putih, ditambah sambal dan lalapan. Selain itu, belalang goreng juga bisa dijadikan camilan sambil minum teh. Pada musimnya, belalalang mentah sangat mudah didapatkan dengan harga yang cukup mahal. Belalang juga berkontribusi pada kegiatan ekonomi di Gunungkidul.

5. Tikus Panggang di Manado

Mungkin tidak ada yang mau mencoba kuliner aneh ini. Tapi di Manado, hewan ini disajikan untuk dimakan. Kamu bisa uji nyali dalam hal kuliner dengan mengkonsumsi makanan khas Manado yang satu ini. Makanan khas ini terbuat dari bahan daging tikus hutan yang dipanggang seperti halnya daging konsumsi lainnya. Jika Anda mengunjungi beberapa pasar di Manado, Anda akan menemukan tikus panggang dengan mudah. Tapi tikus yang dikonsumsi masyarakat Manado bukan tikus sembarangan. Tikus yang biasa disantap adalah jenis tikus hutan berekor putih. Warga Manado hanya mau membeli tikus yang ekornya masih utuh dan warnanya putih. Tikus ini hanya mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan. Sebelum dimasak, tikus dibersihkan terlebih dulu dengan cara dibakar dan sebagian isi perutnya dikeluarkan. Maka dari itu tikus yang dijual warnanya terlihat kehitaman akibat dibakar. Supaya rasanya lebih sedap, biasanya masyarakat mengkonsumsi tikus dengan cara disate, disajikan dengan bumbu dan kuah santan kental sama seperti mengolah daging ayam. Berminat mencoba?

6. Rujak Cingur di Surabaya

Sesuai dengan namanya, rujak cingur ini memiliki satu bahan dasar yang mungkin sangat aneh di telinga masyarakat luar Surabaya. Bahan tersebut adalah cingur atau mulut sapi. Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Ini adalah irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi, bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, gula atau gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Nantinya semua bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek. Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur. Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak pada umumnya yang biasanya tanpa menggunakan bahan cingur tersebut. Rujak cingur biasa disajikan dengan tambahan kerupuk, dan dengan alas pincuk (daun pisang) atau piring.

7. Ulat Sagu di Papua dan Nusa Tenggara Barat

Mendengar namanya saja sudah membuat Anda geli. Ulat Sagu atau Ulat Mulong ini merupakan makanan khas masyarakat daerah Papua dan Nusa Tenggara Barat yang biasanya disantap mentah-mentah. Makanan khas suku Kamoro di Papua ini dipercaya mengandung vitamin tinggi. Ulat ini merupakan larva dari kumbang merah kelapa. Cara mendapatkannya hanya dengan menebang pohon sagu, kemudian batangnya dibiarkan membusuk. Setelah pohon sagu yang membusuk tadi akan muncul ulat. Pohon kemudian dibelah untuk mengambil ulat yang ada. Ulat ini berwarna putih dan ukurannya sebesar ibu jari. Anda bisa memakannya secara langsung atau dibakar seperti sate. Selain itu, bisa juga diolah dengan cara direbus dan disajikan dengan sambal. Bicara soal rasa, ulat sagu mempunyai rasa gurih dan terasa lunak di bagian dalam. Kandungan gizi di dalamnya sangat besar, seperti protein, asam amino serta bebas kolesterol. Tak heran jika ulat ini begitu digemari masyarakat Papua. Buat kamu yang kekurangan protein bisa mencobanya!



Posted by : Kuliner Indonesia


7 Kuliner Paling Aneh Di Indonesia
obatdiabetesherbal10.wordpress.com | obatstrokeherbal10.wordpress.com | obatmiomherbal10.wordpress.com