Senin, 17 Maret 2014

Kuliner Tradisional Indonesia

Kuliner Tradisional Indonesia

Kuliner Tradisional Indonesia


Kuliner Tradisional Indonesia - Tiga puluh ikon kuliner tradisional Indonesia sudah resmi diperkenalkan. Memilih makanan tradisional yang jumlahnya ratusan dari 33 propinsi bukan pekerjaan mudah. Bagaimana pemilihan ini dilakukan? Apa yang akan dilakukan dengan 30 ikon kuliner ini . Mengingat pesatnya perkembangan hubungan global antar negera, pastinya Indonesia perlu identitas budaya khususnya kuliner. Dengan penentuan makanan tradisional sebagai ikon nasional memudahkan promosi ke pasar global. Kuliner lokal jadi mudah dikenali di antara beragam kuliner dunia.

Untuk menentukan makanan daerah yang pantas jadi ikon nasional tentulah bukan pekerjaan mudah. Untuk itu Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membentuk kelompok kerja yang bertugas membuat inventaris hidangan tradisional Indonesia.Setelah didapatkan 70 hidangan tradisional yang dianggap pantas jadi ikon, barulah diadakan uji rasa dan penyaringan kembali. Adapaun kriteria pemilihannya antara lain, kemudahan mendapatkan bahan, dikenal secara luas oleh masyarakat dan ada pelaku profesional yang membuatnya selain ibu rumahtangga.

Dari 30 ikon kuliner yang terpilih ini diujirasa sehingga memiliki resep yang baku dan bisa dibuat di mana saja. Terdiri dari makanan pembuka, utama dan dessert. Dari 30 ikon ini diharapkan bisa disusun set menu a la Barat dan bsia disajikan dalam jamuan negara atau acara istimewa di dalam dan luar negeri.

Berikut ini daftar 30 ikon kuliner tradisional Indonesia yang telah ditetapkan oleh Kemenparekraf Jum'at (14/12):

1. Ayam Panggang Bumbu Rujak
2. Gado-Gado Jakarta
3. Nasi Goreng Kampung
4. Serabi Bandung
5. Sarikayo Minangkabau
6. Es Dawet Ayu Banjarnegara
7. Urap Sayuran Jogjakarta
8. Sayur Nangka Kapau
9. Lunpia Semarang
10. Nagasari Jogjakarta
11. Kue Lumpur Jakarta
12. Soto Ayam Lamongan
13. Rawon Surabaya
14. Asinan Jakarta
15. Sate Ayam Madura
16. Sate Maranggi Purwakarta
17. Kalpertaart Manado
18. Tahu Telur Surabaya
19. Sate Lilit Bali
20. Rendang Padang
21. Nasi Tumpeng
22. Orak-arik Buncis Solo
23. Pindang Patin Palembang
24. Asam Padeh Tongkol Padang
25. Nasi Liwet Solo
26. Es Bir Pletok Jakarta
27. Kolak Pisang Ubi Bandung
28. Ayam Goreng Lengkuas Bandung
29. Laksa Bogor
30. Kunyit Asam Solo



Posted by : Kuliner Indonesia


Kuliner Tradisional Indonesia

Kamis, 13 Maret 2014

Kuliner Indonesia Yang Mendunia

Kuliner Indonesia Yang Mendunia

Kuliner Indonesia Yang Mendunia - Kalau rendang pasti semua orang sudah tahu , makanan asli dari Indonesia yang sudah mendunia. Tampaknya kelezatan makanan Indonesia tidak mungkin bisa ditolak oleh lidah dari ras manapun . Penggunaan banyak rempah-rempah yang membuat cita rasanya menjadi sangat kuat. Dan setelah rendang ternyata masih ada beberapa makanan lagi lho yang juga disukai lidah internasional. Apa saja ya ??  boleh jadi daftar makanan Indonesia yang mendunia berikut salah satu makanan favorit kamu . Ayo simak info seputar kuliner berikut ini . 

Nasi Goreng

Kuliner Indonesia Yang Mendunia
Digadang-gadangkan sebagai makanan nasional Indonesia yang kian populer sejak orang no.1 di Amerika Serikat memfavoritkannya. Memang sedikit sekali makanan Indonesia yang disebut sebagai makanan nasional, beruntunglah nasi goreng mendapat predikat tersebut. Bukan tanpa alasan nasi goreng menyandang gelar tersebut, pasalnya nasi goreng memang makanan lintas kalangan yang tidak mengenal batasan kelas sosial. Nasi goreng dapat dinikmati secara sederhana di warung tepi jalan, gerobak penjaja keliling, hingga restoran dan meja prasmanan dalam pesta. Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain memiliki banyak variasi tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. 

Sate
Kuliner Indonesia Yang Mendunia
Sate atau kadangkala disebut satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu. Biasanya dibakar menggunakan bara arang kayu atau batok kelapa. Namun sejak sate terkenal dan 'bertualang' ke negara lain, proses mematangkan sate menjadi lebih canggih dengan memakai oven atau dipanggang seperti barbeque. Dua jenis bumbu yang umum digunakan adalah saus kacang dan saus kecap. Variasi saus sate tercipta dari kreasi chef-chef internasional bahkan ibu-ibu rumah tangga dengan segudang ide. 


Bakso

Kuliner Indonesia Yang Mendunia
Bakso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia sementara bakso versi mancanegara disebut meatball. Umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Cara penyajian bakso lokal sangat khas. Dicampur dengan tahu, mie atau bihun, tauge dan sawi hijau lalu ditaburi bawang goreng dan seledri. Semakin populernya bakso, kini bakso sudah dijumpai dalam bentuk beku yang siap pakai. Di Indonesia tempat yang terkenal sebagai pusat bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang.


Soto
Kuliner Indonesia Yang Mendunia
Soto merupakan makanan yang sangat populer di Indonesia. Setiap daerah pasti memiliki versi soto masing-masing. Seperti soto Madura, soto sulung, soto Betawi, soto Kudus, soto Bandung, soto Pekalongan, soto Padang, soto Makasar dan masih banyak lagi. Biasanya soto berisi potongan daging sapi, kerbau, ayam, dan terkadang memakai jeroannya. Kelezatan soto membuat televisi Telemadrid di Spanyol tertarik untuk menyiarkan secara langsung seluk beluk seputar soto di satu program khusus bernama Buenos das Madrid. 


Gado-gado
Kuliner Indonesia Yang Mendunia
Video tutorial cara membuat gado-gado yang banyak diunduh di youtube dengan berbagai versi baik oleh chef-chef internasional maupun orang awam membuktikan bahwa gado-gado digemari lidah mancanegara. Sebagai salad saus kacang versi Indonesia ini, gado-gado pernah menjadi juara saat festival makanan internasional. Biasanya gado-gado disajikan bersama karbohidrat berupa lontong atau nasi. Isian gado-gado bisa berubah-ubah tergantung bahan yang tersedia di daerah setempat, sehingga banyak tercipta versi gado-gado yang beragam.

Bagaimana teman-teman, hebat bukan makanan khas Indonesia ternyata bisa diterima di kancah kuliner internasional. Sudah sepatutnya kita bangga dengan kuliner negeri sendiri. Ayo kita lestarikan makanan asli Indonesia agar tidak hilang di telan zaman. 



Posted by : Kuliner Indonesia 




Kuliner Indonesia Yang Mendunia


Selasa, 11 Maret 2014

Makanan Paling Pedas Di Kota Bandung

Makanan Paling Pedas Di Kota Bandung

Makanan Paling Pedas Di Kota Bandung


Makanan Paling Pedas Di Kota Bandung - Bagi sebagian orang, makanan pedas memberikan sensasi berbeda. Bukan saja memberikan kenikmattan, tetapi juga dapat menyegarkan pikiran bahkan memberi semangat.Apakah Anda termasuk salah satu penyuka makanan pedas? Jika iya, puaskan hasrat Anda menikmati makanan pedas di Bandung. Berbagai makanan pedas asal Bandung bahkan telah terkenal di seluruh daerah Indonesia. Memang tak mengherankan karena makanan makanan ini pedas luar biasa. Namun, jangan khawatir karena pembuat makanan pedas ini membuat tingkat rasa pedas untuk menyesuaikan selera Anda.

Ini dia makanan-makanan pedas di Bandung yang bisa Anda coba:

1.Keripik Ma’icih

Para penyuka pedas pasti mengenal keripik yang satu ini. Kripik ini mulai menjadi pembicaraan karena menyediakan keripik singkong dengan berbagai level rasa pedas, mulai level 1- 10. Banyak orang yang mengaku ketagihan memakan keripik ini. Reaksi mereka beragam saat makan keripik ini, mulai dari keringat yang tak berhenti keluar hingga mereka yang tidak bisa berkata apapun sangking pedasnya. Keripik ini cocok sebagai teman bersantai. Namun, jangan lupa menyediakan air minum saat nyemil keripik ini.

2. Combro pedas

Combro atau oncom dijero yang dalam bahasa Indonesia berarti oncom di dalam sudah menjadi makanan khas orang Sunda. Namun, jika Anda ingin combro yang berbeda, pergilah ke Jalan Mohammad Toha. Di sana ada combro yang dibuat dengan tiga level rasa pedas.

3. Mie Reman

Mie Reman adalah nama sebuah mie ramen, makanan asal Jepang. Mie yang satu ini cukup unik dan berbeda. Jika makanan pedas lain menandai rasa pedasnya dengan angka, Mie Reman memberi nama padalevel pedasnya. Mie dengan level pedas paling rendah dinamai “diliatin reman”, sedangkan level yang paling pedas diberi nama “dipalak reman”.

3. Cokelat pedas

Jika cokelat biasanya manis, cokelat yang satu ini rasanya pedas. Namanya Cokelat Pedas Van Java Besek dan Cokelat Van Java Batang. Harga dua cokelat ini Rp15.000 dan Rp10.000. Bagi yang ingin mencobanya bisa mendapatkan di sebuah toko di Jalan Pajajaran.

4. Asi panggang durhaka

Rasa pedas menu yang satu ini jangan ditanya lagi. Pedasnya bisa membuat keringat Anda bercucuran. Selain pedas, nasi ini juga terasa gurih. Dengan dibungkus daun pisang, aroma harus pekat tercium dari nasi ini .



Posted by : Kuliner Indonesia


Makanan Paling Pedas Di Kota Bandung

Kamis, 06 Maret 2014

Makanan Super Aneh Di Indonesia

Makanan Super Aneh Di Indonesia 

Makanan Super Aneh Di Indonesia - Indonesia memang terkenal dengan keanekaragaman budayanya. Akan tetapi, Indonesia juga ternyata memiliki makanan yang berasal dari suatu daerah yang bisa dibilang asing dan aneh di telinga.

• Bothok Tawon
Makanan ini adalah bothok yang dibuat dengan bahan dasar sarang tawon atau lebah. Rasanya beragam yakni pedas, manis dan asam segar. Anda bisa menemukan makanan ini di daerah pedesaan jawa timur.

• Lawar Bali
Lawar adalah makanan tradisional khas Bali yang terbuat dari daging babi, darah babi yang masih segar, parutan kelapa serta bumbu-bumbunya. Lawar awal mulanya digunakan hanya untuk sajian dalam sebuah upacara. Akan tetapi, saat ini sudah dijual dimana-mana (di Bali).

• Rujak Cingur
Rujak Cingur terbuat dari sejenis kiki di bagian hidung dan mulut sapi. Rujak cingur ini
enak karena menggunakan sambal petis dengan kacang tanah.

• Sup Ceker Ayam
Sup ceker ayam ini berbahan dasar kaki ayam, alias ceker. Gizi dan protein dari ceker ayam ini memang sangat tinggi dan dianjurkan bagi anda.

• Rempeyek Laron
Dari namanya saja sudah menggelikan. Tapi, oleh para pendudukan laorn dijadikan bahan rempeyek.

• Kelelawar Goreng Bumbu
Kelelawar goreng bumbu kecap sambal pedas adalah makan khas dari manado.

• Tokek goreng
Biasanya digunakan sebagai jamu untuk mengobati masalah penyakit kulit. Tokek biasanya ditemui di rumah-rumah.

• Juice Cacing Tanah
Cacing ini diolah dan dikeringkan lalu dijadikan serbu lalu dijadikan jus. Ini adalah resep turun temurun sebagai obat serta dianjurkan diberikan kepada anak yang sulit makan.

• Keripik Teripang
Teripang adalah sejenis hewan laut seperti lintah namun memiliki kandungan protein yang tinggi.

• Sate Kere
Sate Kere dapat ditemui di daerah solo, jawa tengah. Namun, uniknya sate ini tidak dibuat dari bahan dasar daging, melainkan dari tempe menjos, tempe biasa, dan kikil.

• Sate Biawak
Sate dari biawak dipercaya memiliki khasiat bagi kejantanan para lelaki. SementaralLemak biawak digunakan sebagai minyak oles daging yang akan disate.

• Sate Kuda
Sate kuda banyak ditemukan di daerah jawa dan Sumbawa. Tidak hanya itu, ada juga susu yang berasal dari kuda


cukup aneh bukan makanannya, apakah ada berniat untuk mencobanya ?


Posted by : Kuliner Indonesia



Makanan Super Aneh Di Indonesia 


Senin, 03 Maret 2014

10 Makanan Terenak Di Indonesia

10 Makanan Terenak Di Indonesia 

10 Makanan Terenak Di Indonesia

10 Makanan Terenak Di Indonesia - Pernahkan kalian mendengar tentang 10 makanan terenak didunia ?? Makanan ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita , Anda penasaran ??? Silahkan anda baca selengkapnya dibawah ini : 

1. Sambal

Sebagian menganggap sambal hanya sebagai bumbu atau pelengkap masakan dan sebagian lainnya menyatakan cocolan pedas ini sebagai hidangan. Terlepas dari statusnya dalam tatanan makanan, harus diakui bahwa sambal memegang peranan penting dalam menentukan kenikmatan makan bagi sejumlah besar penduduk Indonesia. Terbuat dari cabai, bawang, tomat, garam, gula yang diulek dan dicampur perasan jeruk nipis, sambal memiliki rasa pedas yang nyelekit. Meski pedas, sambal amat digemari, sampai-sampai sebagian orang menganggap sambal dan nasi terasa lebih nikmat dibanding nasi dan daging tanpa sambal.

2. Sate

Sate merupakan potongan daging kecil-kecil yang ditusuk dan dibakar lalu disajikan bersama bumbu kacang atau kecap. Daging ayam, kambing, atau sapi biasanya menjadi bahan utama sate. Namun, beberapa tempat makan ekstrim di Indonesia menyajikan sate daging kelinci, ular, biawak, bahkan buaya. Kenikmatan sate sudah bisa tercium sejak diletakkan di panggangan. Lontong atau ketupat menjadi hidangan yang sempurna untuk melengkapi kenikmatan sate. Di Indonesia, sate tak hanya disajikan di restoran dan rumah makan, melainkan juga dijajakan oleh para penjual sate keliling.



3. Bakso

Siapa tak kenal bakso? Rasa daging yang khas pada makanan berbentuk bulat imut ini bahkan tak bisa dilupakan oleh Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Bakso menjadi hidangan sekaligus jajanan yang amat populer bagi penduduk Indonesia dari berbagai kalangan usia. Penjual bakso bisa ditemukan di kompleks-kompleks perumahan, di depan sekolah, di pinggir jalan, juga di dalam lingkungan mal yang modern. Tambahan bihun, mie, dan sayuran melengkapi kelezatan bakso sekaligus memberikan porsi yang cukup untuk mengganjal perut hingga waktu makan berikutnya.

4. Soto

Sama seperti bakso, soto dapat ditemukan di mana saja mulai dari di pinggir jalan hingga di restoran super mewah. Masakan berkuah ini terbuat dari daging ayam atau kambing, bawang, daun bawang, garam, gula, dan berbagai jenis bumbu. Ada bermacam jenis soto di Indonesia, di antaranya Soto Betawi, Soto Madura, Soto Mie Bogor, Coto Makassar, dan masih banyak lagi. Beberapa jenis soto menggunakan santan agar lebih kental dan gurih, sementara jenis lainnya disajikan bening dan segar. Perasan jeruk nipis, sambal dan kecap biasanya ikut dihidangkan bersama semangkuk soto.

5. Nasi Goreng

Salah satu pandangan yang dianut banyak warga Indonesia adalah “belum makan jika belum makan nasi”. Itulah sebabnya nasi hampir selalu hadir dalam berbagai hidangan khas Indonesia. Kecintaan masyarakat Indonesia terhadap nasi tergambar pada hidangan nasi goreng. Masakan dengan bahan dasar nasi yang digoreng bersama telur, bawang, garam, kecap, dan berbagai jenis bahan tambahan lainnya ini dijamin mampu mengenyangkan perut dan menghadirkan rasa puas di lidah. Di Jakarta dan banyak wilayah lainnya di Indonesia, nasi goreng banyak dijajakan oleh pedagang keliling mulai sore hari hingga tengah malam.

6. Gado-gado

Sesuai dengan namanya yang berarti “campuran”, Gado-gado memang terbuat dari berbagai jenis sayuran dan bumbu yang dicampur-campur dengan cara diaduk. Gado-gado melambangkan kota asalnya, Jakarta, yang menjadi rumah dari jutaan penduduk dengan asal dan kebudayaan yang berbeda-beda. Bahan-bahan makanan yang bisa ditemukan pada gado-gado adalah kacang panjang, bayam atau kangkung, kentang, jagung, telur, tahu, tempe, dan pare. Dicampur bumbu kacang dengan tingkat kepedasan sesuai selera, gado-gado siap dinikmati bersama sepiring nasi hangat atau potongan lontong yang padat.



7. Nasi Uduk

Nasi Uduk menjadi menu sarapan populer bagi warga Jakarta. Hidangan yang berasal dari etnis Betawi ini berbahan dasar nasi yang dimasak dengan santan sehingga rasanya menjadi lebih gurih dan lembut dibanding nasi biasa. Biasanya, nasi uduk disajikan bersama bawang goreng, masakan ikan teri dan kacang, bihun, orek tempe, serta telur rebus atau telur dadar yang disuwir kecil-kecil. Namun, hidangan yang dianggap paling penting untuk melengkapi nasi uduk adalah kerupuk.

8. Nasi Padang

Nasi Padang sebenarnya merupakan sebutan bagi hidangan nasi, sayuran, dan lauk berupa masakan khas Padang seperti rendang, ayam bakar, atau gulai kambing dengan rasa pedas yang khas. Dengan menjamurnya restoran Padang di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, Nasi Padang menjadi salah satu hidangan terpopuler di Indonesia. Hidangan ini juga menjadi salah satu primadona di kalangan pegawai kantoran di Jakarta. Tak hanya Indonesia, kelezatan Nasi Padang juga membuat warga Singapura dan Malaysia tergila-gila.

9. Ayam Goreng

Nama hidangan ini mungkin sederhana, namun rasanya tidak sesederhana namanya. Ayam goreng khas Indonesia mungkin terlihat jauh lebih kecil dibanding ayam goreng McDonalds atau KFC, namun rasanya dijamin lebih unik dan nikmat dengan baluran bumbu atau rempah-rempah tradisional. Nasi menjadi hidangan utama yang tak boleh ketinggalan di setiap penyajian ayam goreng Indonesia. Selain nasi, menu wajib lainnya adalah lalapan (daun selada atau kemangi, ketimun, tomat, dan kol) dan sambal ulek.

10. Mie Goreng

Mie goreng menjadi menu lain yang disediakan oleh para penjual nasi goreng. Cara pembuatan dan bahan-bahannya mirip dengan nasi goreng, bedanya mie goreng menggunakan mie sebagai pengganti nasi. Berbagai bahan makanan seperti telur, potongan ayam, sosis, cumi, udang, atau jamur bisa dicampurkan untuk membuat masakan mie goreng terasa lebih lezat dan komplit. Jangan lupa untuk menambahkan kerupuk, bawang goreng, serta irisan tomat dan ketimun agar hidangan mie goreng terasa lebih sempurna.



Posted by : Kuliner Indonesia



10 Makanan Terenak Di Indonesia 

Kamis, 27 Februari 2014

Kuliner Legendaris Di Malang

Kuliner Legendaris Di Malang



Kuliner Legendaris Di Malang - Kota Malang merupakan surga bagi pengiat kuliner jenis apapun . Namun cita rasa kuliner tersebut yang membuat bertahan dan layak mendapatkan julukan kuliner legendaris . Berikut ini beberapa kuliner legendaris di Malang :

1. Warung Lama Haji Ridwan ( Tahun 1925 – Sekarang )

Warung Lama H. Ridwan ini sangat dikenal masyarakat Malang akan citarasanya yang legendaris. Seperti namanya, Warung Lama H. Ridwan ini memang sudah ada sejak lama, yakni sejak jaman sebelum kemerdekaan Indonesia dari tahun 1925. Sejak saat itulah, warung ini sudah berhasil memenuhi selera kuliner masyarakat Jawa Timur, khususnya di Malang.

Di rumah makan ini, aneka menu yang dihadirkan sejak dahulu masih memiliki citarasa yang sama dan sangat khas. Resep masakan Jawa Kuno yang dihadirkan pun sungguh sangat menggoda dan nikmat untuk dicicipi. Anda akan dapat menikmati aneka menu andalan Kota Malang juga di tempat ini.

2. Depot HTS / Han Tjwan Sing ( Tahun 1927 – Sekarang 

Depot HTS atau Han Tjwan Sing yang telah berdiri sejak 1927 ini merupakan tempat kuliner sekaligus persinggahan bagi pelancong yang melakukan perjalanan keluar kota Malang, ke arah utara, misalnya ke Surabaya. Makanan yang menjadi primadona di HTS adalah onde-onde HTS dan rawon merah.

Kue onde-onde bikinan Depot HTS teksturnya bulat cantik dan kenyal tidak keras. Jajanan bertabur wijen ini digoreng sempurna warnanya kekuningan. Ada banyak pilihan isi selain kacang hijau, sebut saja isi kelapa dan kacang merah. Terdapat juga onde-onde yang terbuat dari ketan hitam dengan kenikmatan yang tak kalah jempolan.

3. Soto Daging Rahayu ( Tahun 1928 – Sekarang )

Di lokasi yang tak jauh dari Warung Lama H. Ridwan ada penjual soto daging, nama pemiliknya Hj. Puji Astutik atau biasa disapa Tutik. Warung soto ini juga sudah ada sejak tahun 1928. Lokasi warung soto daging Hj. Tutik tampak lebih sederhana. Tempatnya berada di pojok perempatan stan pasar, sehingga terkesan agak menyempil.

Lokasinya sederhana namun kepopuleran soto daging ini tidak kalah dengan pamor warung lamanya H. Ridwan. Terbukti, setiap hari warung soto ini juga ramai dipadati pembeli. Tutik merupakan orang keempat yang mengelola sejak warung soto itu dibuka di era zaman Belanda. Yang merintis warung ini adalah seorang pria bernama Saidi, kemudian diteruskan oleh anaknya Supiatun, lalu diteruskan oleh ibunda Tutik, Hiyana. Baru kemudian pada tahun 1985 dilanjutkan oleh dirinya hingga saat ini. Soto daging Tutik memang terasa khas karena pengguna resepnya yang digunakan secara turun temurun termasuk dalam memilih bahan yang selalu diutamakan berkualitas.

4. Toko Oen ( Tahun 1930 – Sekarang )

Toko Oen yang terletak di dekat Alun-Alun Kota Malang ini sudah ada sejak jaman Penjajahan Belanda pada tahun 1930. Cerminan tuanya usia Toko Oen ini nampak sekali pada desain arsitektur bangunannya yang khas Belanda serta pajangan foto hitam putih suasana Kota Malang di masa lampau. Furnitur seperti kursi rotan rendah yang ditata mengelilingi meja bundar juga nampak sangat khas tempoe doeloe.

Sejak dulu, Toko Oen ini sudah dikenal dengan ice creamnya. Varian rasa es krim seperti Tutti Fruity Cassata yang terbuat dari buah-buahan, kemudian Sparkling Delight yakni es krim buah cocktail yang disajikan dengan kembang api menyala, lalu Morkus yakni es krim dengan cita rasa kopi, dan masih banyak lagi lainnya. Para pemburu kuliner legendaris, perlulah singgah sejenak ke tempat makan legendaris ini.

5. Putu Lanang Celaket ( Tahun 1935 – Sekarang )

Putu Lanang-lah tempatnya. Di tempat ini, Anda dapat memilih aneka macam jajanan seperti putu, cenil, lupis, dan sejenisnya. Berada di ujung sebuah gang di Jalan Jaksa Agung Suprapto, yang merupakan jalan utama di Malang. Usaha yang dirintis sejak 1935 di kawasan Celaket ini banyak diburu pecinta jajanan tradisional Jawa di kota Malang.

Jajan pasar yang ditawarkan yaitu puthu, lopis, klepon, dan cenil. Buat Anda yang kangen dengan jajanan klasik di masa kecil bisa langsung menuju ke Warung Puthu Lanang. Per porsi puthu, klepon, cenil, dan lopis disajikan di atas daun pisang yang diguyur air gula merah kental dan ditaburi parutan kelapa. Jajanan ini bisa dicampur komplit atau terpisah.

6. Tahu Lontong Lonceng ( 1935 – Sekarang )

Salah satu kuliner legendaris di Malang adalah Depot Tahu Lontong Lonceng . Terletak di Jalan Laksamana Martadinata no.66 . Siapa sangka Depot Tahu Lontong ini sudah ada sejak sebelum jaman kemerdekaan yakni tahun 1935 dan tetap bisa survive sampai sekarang dengan cita rasa yang tidak pernah berubah.
Cara penyajian tahu telur Lonceng cukup unik. Sambal petis di dasar piring lalu diberi irisan lontong dan paling atas ditaburi tahu telur. Rasa makanan ini terbukti telah membuat banyak pelanggan merasa ketagihan sehingga tak mengherankan jika Depot milik Bpk. Abdulrohim ini tak pernah sepi pembeli. Meski tempat yang tersedia termasuk sempit, tetapi karena cepatnya pelayanan, maka kita tidak perlu antri terlalu lama jika ingin makan di tempat.

7. Bakso Geprak Mbah Djo ( Tahun 1935 – Sekarang )

Bakso geprak dan soto geprak Mbah Djo adalah salah satu kuliner tempo dulu yang dimiliki oleh kota Malang. Rasa serta kualitas masakan benar-benar lain dibandingkan dengan bakso atau soto pada umumnya karena menggunakan cara pengolahan serta resep rahasia sejak tahun 1935. Bakso dan Soto Geprak Mbah Djo merupakan suatu produk olahan daging yang diperkenalkan pertama kali di kota Malang oleh seorang mbah Djo muda pada tahun 1935. Dan rahasia itu baru terungkap oleh anak cucu cicit beliau lewat tulisan tangan resep rahasia beliau.

Proses pengolahan dilakukan dengan cara menumbuk/menggeprak daging hingga halus sehingga serat daging terpisah dengan sendirinya tanpa harus ada proses pemotongan serat seperti yang terjadi pada produk bakso pada umumnya. Untuk menjamin dari segi kebersihan, kesehatan, dan efektifitasnya, maka untuk saat ini sudah menggunakan mesin modern penumbuk daging dengan prinsip kerja yang sama dengan proses tradisional guna untuk mempertahankan cita rasa yang ada.

8. Rawon Brintik ( Tahun 1942 – Sekarang )

Warung nasi rawon yang unik dan memiliki sejarah panjang ini didirikan sejak 1942. Dinamakan rawon brintik karena sang istri pemilik warung ini memiliki rambut keriting atau brintik. Hingga nama ini melekat menjadi brand warung rawon khas Malang ini. Terletak di Jl. K.H. Ahmad Dahlan 39 Malang

Yang paling khas dari warung ini tentu saja nasi rawonnya. Dagingnya sangat empuk dan terasa lumat di lidah. Seperti lazimnya penyajian nasi rawon di kota Malang, rawon dan nasi tersaji dalam satu piring bertabur kecambah. Agar lebih nikmat tambahkan sedikit sambal dan lauk dendeng paru. Santap bersama kerupuk udang yang renyah atau keripik belinjo yang sudah tersedia di masing-masing meja.

9. Angsle & Ronde  Titoni ( Tahun 1948 – Sekarang )

Awalnya pada 1948 usaha makanan angsle dan ronde ini berjualan di depan toko jam Titoni di dekat Pasar Besar Malang. Kemudian lambat laun berkembang hingga pelanggan banyak yang mengenal dengan nama Depot Ronde Titoni.

Untuk urusan angsle, Titoni memang bisa diandalkan, maklum saja di kota Malang warung yang menjual ronde atau angsle yang nikmat hanya bisa dihitung jari. Seporsi angsle terdiri dari kacang hijau yang empuk, irisan roti tawar yang dipotong kotak-kotak, agar-agar mutiara, pethulo, yang kemudian diguyur dengan kuah santan berasa gurih manis. Anda bisa menemuinya sekarang di Jalan Zainul Arifin

10. Bakpao Boldi ( Tahun 1950 – Sekarang )

Bakpao Boldy Malang yang terkenal akan kelembutan dan citarasanya yang lezat saat dinikmati. Terletak di Jalan Mangun Sarkoro No.25, Malang. Untuk menjaga citarasa yang alami tidak menggunakan sedikitpun bahan kimia berbahaya melainkan menggunakan bahan alami berkualitas yang baik dan sehat untuk segala usia.

Bakpao Boldy Malang  juga menyajikan beragam varian bakpao yang wajib Anda coba antara lain seperti rasa ayam cincang, babi cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau, kacang tanah dan tausa. Karena tekturnya yang lembut dan citarasanya yang lezat membuat Bakpao Boldy Malang menjadi menu hidangan yang nikmat untuk Anda coba.

11. Soto Daging Pak Markeso ( Tahun 1950 – Sekarang )

Nama sotonya diambil dari nama penjualnya, Pak Markeso. Bapak yang usianya sudah sepuh ini sudah berjualan soto daging khas Madura sejak tahun 50-an. Ada bumbu khas Madura yang digunakan sebagai tambahan bumbu dasar, katanya. Inilah yang membuat soto daging Pak Markeso rasanya lezat dan nendang di lidah.

Soto Pagi Duro Pak Markeso ini berlokasi di Jalan Sindoro, Malang atau daerah jalan Ijen. pak Markeso jualan soto daging madura, dengan menggunakan gerobak yang khas soto madura, mangkal di pinggir jalan Sindoro di bawah pohon, buka mulai pagi hingga siang/sampai habis.

12. Rumah Makan Cairo ( Tahun 1952 – Sekarang )

Rumah Makan Cairo adalah satu-satunya rumah makan di Kota Malang yang menyajikan menu khusus dari daging kambinng. Dengan membuka warungnya di Jl. Kapt Tendean 1, rumah makan ini cukup terkenal dengan menu sate kambingnya. Memang, rumah makan yang satu ini begitu lekat dihati orang Malang. Saking lezatnya sate ini tak hanya orang Malang saja yang terpikat, banyak pendatang maupun orang luar yang menyempatkan diri hanya untuk menikmatinya.
Rumah makan Cairo yang berdiri sejak tahun 1952 ini menjadikan daging kambing sebagai bahan utama dari setiap menu yang disajikannya. Sate Cairo misalnya, sajian ini merupakan sajian utama yang sangat terkenal. Dengan sekali lirik saja, selera makan anda langsung tergoda untuk mencicipinya. Sate ini disajikan dengan irisan daging yang lumayan gede. Dalam penyajiannya, dibubuhi saus kacang tanah ditambah tempah-rempah alami. Rumah Makan Cairo, Suguhkan Selera Timur Tengah

13. Depot Soto Lombok ( Tahun 1955 – Sekarang )

Sejak didirikan pada 1955, Depot Soto Ayam Lombok sudah banyak dikenal masyarakat dengan cita rasanya yang khas. Soto Lombok nampak berwarna keruh kecoklatan, agak kental. Penyajiannya sendiri terdiri atas nasi dengan potongan kentang rebus, telur bebek rebus, mie su’un, irisan kubis segar, taoge, potongan daging ayam kemudian ditaburi koyah. Sajian soto lombok ini akan terasa lebih nikmat jika dinikmati bersama kerupuk rambak yang terbuat dari kulit sapi dan dicampur sedikit kecap manis.

Kuliner legendaris yang satu ini telah melekat pada penanda kekhasan Kota Malang tersendiri. Sebab tak hanya bakso dan cwi mie, Kota Kuliner ini juga punya ‘Soto Lombok’ yang legenda citarasanya telah diakui Nusantara.

14. Gado Gado Warung Citra ( Tahun 1956 – Sekarang )

Bahannya sama seperti gado-gado pada umumnya, lontong, rebusan telur, tahu, selada, kentang, taoge yang kemudian disiram dengan saus kacang dan kecap. Namun yang istimewa dari gado-gado ini, ia sudah hadir sejak tahun 1956. Uniknya lagi, gado-gado ini dijual di atas sepeda kumbang yang hingga kini masih terawat dan kokoh menemani berjualan. Gado gado Citra ini terletak  di Jalan Sutomo, Malang.

15. Warung Rujak Cingur Bude Ruk ( Tahun 1960 – Sekarang )

Bisa dikatakan inilah warung rujak cingur tertua yang masih ada di Kepanjen. Namanya Warung Rujak Bude Ruk. Di papan namanya tertulis sejak tahun 1960, tapi menurut beberapa orang, warung rujak Bude Ruk ini sudah ada sejak tahun 1950-an. Wah, sudah lama sekali kalau begitu ya?.

Warung rujak ini berada di Jalan Suruji nomor 17. Tepatnya di gang 1, gang sempit yang menghubungkan Jalan Suruji dengan Jalan Sultan Agung (Sawunggaling), tepatnya di sebelah Toko Jawa. Saking terkenalnya Warung Rujak Bude Ruk, sampai-sampai gang sempit ini pun diberi nama Gang Rujak.

16. Ketan Legenda Batu ( Tahun 1967 – Sekarang )

Di Kota Wisata Batu terdapat tempat makan terkenal bernama Pos Ketan Legenda – 1967 yang menghidangkan menu utama hidangan ketan. KWB Pos Ketan Legenda Kota Batu sendiri terletak di sebelah barat Alun-alun Kota Batu atau lebih tepatnya di Jl. KH Agus Salim, Junrejo – Batu. Disini Anda akan disajikan aneka menu ketan mulai dari Ketan Bubuk, Ketan Susu Keju, Ketan Kacang, Ketan Keju Meses, Ketan Campur, dan Ketan Kicir yang terkenal akan citarasanya yang lezat. Selain aneka menu ketan, juga terdapat aneka minuman seperti teh, kopi, jossua, sogem, jahe, STMJ Murni Segar, Susu dan aneka minuman lainnya. Pos Ketan Legenda Kota Wisata Batu dibuka setiap harinya mulai pukul 15.00 – 03.00 dan untuk mode lesehan/cangkrukan dibuka mulai pukul 22.00.

17. Sate dan Gule Kambing Haji Paino Bunul ( Tahun 1973 – Sekarang )

Warung Sate dan Gule Kambing Haji Paino Bunul ini sudah ada sejak tahun 1973. Kehadirannya yang cukup lama di Kota Kuliner ini menjadikan Sate dan Gule Kambing Haji Paino Bunul sebagai salah satu kuliner Malang yang cukup legenda dan banyak diburu pembeli.

Berbeda dengan kebanyakan jenis sate dan gule kambing pada umumnya, citarasa kelezatan aneka menu kambing di rumah makan ini sungguh juara. Pasalnya, selain daging kambingnya sangat empuk, ‘bau kambing’nya pun tidak tercium sama sekali.

Rasa khas yang diciptakan mebuat warung ini tidak pernah sepi pengunjung. Kualitas rasa juara, harga sangat bersahabat. Itulah yang membuat sate dan gule H. Paino ini disukai banyak kalangan.


18. Pecel Kawi ( Tahun 1975 – Sekarang )

Berdiri sejak tahun 1975, Pecel Kawi ini bisa dibilang merupakan salah satu ikon Kuliner Legendaris yang ada di kota Malang. Pecel Kawi, dinamakan demikian karena rumah makan yang menjual menu utama nasi pecel ini terletak di Jalan Kawi.

Tepatnya yakni di Jalan Kawi Atas nomor 43B/46, Kota Malang. Apalagi, kualitas citarasa khas pecel yang sudah diwariskan secara turun temurun, telah banyak dikenal di saentaro Negeri ini. Bumbu khas pecel yang sangat gurih dan lezat menjadikan citarasa yang menarik.

19. Bakso Presiden ( Tahun 1977 – Sekarang )

Bakso President berawal dari kegigihan dan keuletan Bapak H. Abd. Ghoni Sugito. Beliau berjualan bakso sejak tahun1977, waktu itu masih menjadi penjual bakso pikul keliling yang bahannya diambil dari orang lain. Rekan-rekannya sesama penjual bakso keliling biasanya paling laris bisa mendapatkan Rp 3.500 dalam seharinya, tetapi Pak Sugito ini dapat menghasilkan sampai Rp 10.000. Itu karena bahan yang diambil dari juragannya dimodifikasi terlebih dahulu sehingga mendapatkan cita rasa yang istimewa. Akhirnya terkumpullah modal untuk mandiri.

Pada tahun 1980, beliau sudah memiliki 15 gerobak keliling. Usahanya semakin maju dan akhirnya dimulailah untuk berjualan menetap. Awalnya dengan warung tenda di Pasar Senggol (Pasar Burung sekarang) pada tahun 1983. Kemudian karena lokasi itu terkena proyek bangunan, lokasi berjualan diputuskan pindah ke tempat lain. Dengan pertimbangan mencari lokasi yang ramai pengunjungnya maka dipilihlah berjualan di belakang Bioskop President (Mitra 2 Departement Store sekarang). Itulah makanya usaha Beliau dinamakan Bakso President.




Posted by : Kuliner Indonesia




Kuliner Legendaris Di Malang

Senin, 24 Februari 2014

Kuliner Khas Surabaya

Kuliner Khas Surabaya 

Kuliner Khas Surabaya
Kuliner Khas Surabaya - Surabaya adalah sebuah kota yang merupakan ibukota propinsi Jawa Timur. Merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan Indonesia timur. Karena merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, maka sudah pasti sebagian besar masyarakat indonesia mengenalnya. Apalagi kota ini terkenal juga sebagai kota pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.

Kota surabaya menyimpan banyak sekali bangunan bersejarah yang bisa dikunjungi. Bangunan-bangunan tinggi juga akan banyak kita jumpai di sana. Bagi pecinta binatang bisa mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang terletak di Jalan Setail No. 1 Surabaya. Sangat komplit pokoknya sehingga tak rugi jika sekali waktu anda yang berasal dari luar kota berkunjung ke kota ini. Pun, bagi pecinta kuliner anda bisa mencicipi aneka makanan khas surabaya yang cocok di lidah orang indonesia dan harganya relatif murah. Bisa kita temukan dengan mudah di sepanjang kota surabaya. Berikut adalah beberapa makanan khas surabaya yang perlu dicoba bagi anda yang belum pernah mencicipinya :

1. Rawon

Kuliner Khas Surabaya
Nasi rawon adalah sebuah sajian nasi bersama sup daging yang dibuat dengan bumbu khusus karena adanya tambahan kluwek sehingga warnannya menjadi hitam. Biasanya disajikan bersama kecambah, bawang goreng, kerupuk dan sambal. Rasanya sangat enak dan cocok bagi lidah orang indonesia. Masakan rawon yang sangat terkenal adalah Rawon Setan, bahkan ada yang bilang kalau anda belum pernah ke surabaya kalau belum pernah mencicipi rawon setan.


2. Lontong Balap
Kuliner Khas Surabaya


Lontong balap merupakan makanan khas surabaya yang merupakan perpaduan antara lontong, taoge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, dan sambal. Biasanya disuguhkan bersama sate kerang. Rasanya sangat nendang dan enak apabila disantap dalam keadaan hangat.






3. Pecel Surabaya
Kuliner Khas Surabaya


Masakan pecel surabaya dapat dengan mudah anda jumpai di surabaya. Rasanya sangat mantap apalagi jika disantap dalam keadaan nasi masih hangat.





4. Rujak Cingur

Kuliner Khas Surabaya
Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

5. Semanggi
Kuliner Khas Surabaya


Semanggi adalah salah satu makanan khas dari surabaya. Terdiri dari daun semanggi yang telah dikukus, kecambah, kangkung, kerupul uli serta bumbu yang terbuat dari ketela rambat (jawa: TELO). Kesemua bahan tadi dibungkus dengan daun pisang yang dibentuk seperti kerucut (jawa: dipincuk). 


6. Tahu Tek

Kuliner Khas Surabaya
Tahu tek terdiri atas tahu goreng setengah matang dan lontong yang dipotong kecil-kecil dengan alat gunting dan garpu untuk memegang tahu atau lontong, kentang goreng, sedikit taoge, dan irisan ketimun dipotong kecil-panjang (seperti acar), lalu setelah disiram dengan bumbu di atasnya, ditaburkan kerupuk udang yang bentuknya kecil dengan diameter sekitar 3 cm. Makanan ini sangat nikmat dinikmati selagi hangat dan dengan mudah kita temui di surabaya.


7. Kue cucur
Kuliner Khas Surabaya


Ini adalah salah satu kue tradisional yang cocok di lidah orang indonesia khususnya orang jawa karena makanan ini memang berasal dari surabaya. Cara membuatnya yang tergolong mudah dan bahannya yang sederhana membuat kue ini bersifat merakyat. 



Itulah beberapa makanan khas surabaya yang seharusnya anda coba apabila mampir ke kota pahlawan tersebut. Sebenarnya masih banyak lagi makanan khas asal surabaya selain yang saya sebutkan di atas. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda seputar kota berlambang “suro dan boyo” ini. Meski tampilannya sederhana dan jauh dari mewah, tapi anda jangan meragukan kenikmatan dan kegurihannya.


Posted by : Kuliner Indonesia


Kuliner Khas Surabaya
obatdiabetesherbal10.wordpress.com | obatstrokeherbal10.wordpress.com | obatmiomherbal10.wordpress.com